Sayangi Anak Anda! “Masih belum cukup kah?”

Sayangi Anak Anda!

Masih banyak pengendara sepeda motor yang masih menempatkan posisi anak sebagai tameng di kemudi setang tanpa menyadari resiko pahit yang bakal terjadi. Banyak hal yang mungkin, sekali lagi mungkin menyebabkan kebiasaan ini masih terus berlangsung. Mulai dari informasi dan edukasi baik itu oleh aparat berwenang maupun dari media masa yang dinilai masih belum cukup alias kurang.

Walaupun sepanjang tahun 2007 kemarin aparat kepolisian, Jawa Pos dan Honda selaku produsen sepeda motor gencar melakukan campaign Responsible Riding bagi pengendara motor di Jawa Timur. Ternyata sampai saat ini saja di Surabaya masih gampang ditemui pelanggaran-pelanggaran seperti itu.

Hal lain yang mungkin menjadi penyebab adalah kenyataan bahwa di negeri ini sepeda motor masih menjadi satu-satunya alat transportasi keluarga. Dimana banyak keluarga di Indonesia, yaitu suami, istri & anak berdesakan dalam satu sepeda motor. Biasanya komposisinya:  sulung – ayah – anak tengah – ibu dengan masih menggendong sibungsu 😦

Kondisi perekonomian dan kepraktisan lagi-lagi masih menjadi alasan utama. Ilustrasinya,  satu motor saja cicilan kreditnya rata-rata hampir mencapai separuh pendapatan perbulan.  Disisi lain kondisi angkutan umum kita yang kok ya masih juga jauh dari praktis. Jangankan praktis, nyaman-pun tidak!

Lalu apa solusinya jika ingin tetap berkendara dengan keluarga? Tanyakan pada rumput yang goyang aja bos!🙂

 




    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s


  • Recent News

    Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.


%d blogger menyukai ini: